Pidato Singkat Zaman Now



 Salam Literasi..

Blog kali ini membahas tentang ‘Pidato’

Kali aja ada yang lagi butuh teks pidato. Apalagi buat adik-adik yang masih duduk dibangku Sekolah bahkan dunia Perkuliahan pun kita masih sering menjumpai praktik pidato khususnya bagi mereka yang menggeluti dunia bahasa. Oke langsung saja berikut contoh teks pidato tema Kepenulisan. Semoga bermanfaat:)

*
*

Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Yang terhormat Ibu Sakinah Fitri S.Pd., M.Pd.
Yang saya sayangi teman-teman PBSI A yang sama berbahagia.

          Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga kita dapat berkumpul diruangan ini dalam keadaan sehat wal afiat.

          Sholawat serta salam tak lupa kita kirimkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa kita dari gelapnya zaman jahiliyah menuju zaman yang terang menderang seperti yang kita rasakan saat ini.

          Sebagai pengantar…

Sifat bertahan merupakan salah satu ciri utama insan hidup. Banyak sekali situasi dalam hidup ini yang menuntut kita siap untuk bertahan kalau kita tidak mau menemui kegagalan, kekalahan atau kehancuran, maka jangan hidup. Karena hidup menjawab semua tantangan tersebut. Jika kita tak kuat bertahan atau bahkan menunggu maka menulislah karena dengannya kita akan tenang. 

Kids zaman now yang abadi ialah mereka pemuda-pemudi yang senantiasa mengeluarkan, mengemukakan, menyampaikan bahkan mengekspresikan ide maupun gagasannya melalui tulisan atau karya yang nyata.

Why can I speek like that?

Iya pernyataan tersebut akan terjawab dalam pidato saya yang berjudul “Menulis sebagai Peradaban Zaman Now”

Rekan-rekan dan para hadirin yang berbahagia,

Kita tahu bahwa akhir-akhir ini banyak kita temui pendatang baru dunia kepenulisan yang terkenal karena tulisannya. Tak heran mereka bebas finansial karena karya yang diciptakan. 

Menulis bukanlah hal yang mudah, bukan pula yang sulit. Setiap orang berhak atas hal tersebut. Memang kemampuan menulis seseorang berbeda dengan yang lainnya tapi itulah kenyataannya. Bisa jadi kita memiliki kemampuan tersebut tapi kita takut memulainya. Kenapa kita takut? padahal tak ada gundorowo, hantu, atau tuyul di sana. Galilah potensi yang kita miliki sehingga kita mampu menujukkan bahwa Kids zaman now juga kreatif dalam pencapaian. 

Tak bahagiakah teman-teman ketika karya kita masyhur diseluruh pelosok negeri ini, begitu bangganya orang disekitar kita jika kita memeroleh pencapaian tersebut. Bukankah membahagiakan seseorang itu hal yang sunnah sehingga hatinya cerah melihat kita.

Untuk memperoleh sebuah pencapaian yang nyata maka dibutuhkan beberapa unsur di dalamnya

Berani
          Kita tak dapat dikenal banyak orang ketika kita tak berani memulainya. Berani tampil, berani dikritik, dan berani segalanya. Apa jadinya ketika kita  memiliki karya dan disuruh untuk berbicara dimuka umum lantas kita tak berani adalah hal yang canggung bagi seorang penulis. Untuk itu beranilah tampil yakinkan pada diri bahwa kita pasti bisa.  

Berkarya
       Suatu karya dapat dikatakan sukses ketika kita dapat menerbitkannya dalam bentuk nyata. Jangan pernah takut karya kita tak dibaca oleh siapapun karena hakikatnya kita telah melaksanakan tugas layaknya penulis yang sudah setia meluangkan waktu didepan kertas, pulpen maupun laptop.

Percaya
Percayalah bahwa apa yang kita tulis itu memotivasi orang lain, mampu membangkitkan jiwa tiap insan selama apa yang kita tulis itu bersifat positif. Jangan ragu dalam berkarya karena keraguanmu hanya akan menyesatkanmu. Percayalah bahwa karyamu dapat bersaing dengan penulis terbit mayor.

Ingin
          Pecinta literasi tak sedap apabila karyanya hanya diam membisu dalam tumpukan kertas di atas meja. Ia pasti bergegas untuk membawa karyanya pada penerbit. Karena ia ingin gagasan ataupun ide yang dituangkan ke dalam tulisan tersebut dinilai atau dikritik oleh khalayak banyak sehingga mampu meningkatkan keterampilan dalam menulis.

          Rekan-rekan dan para hadirin yang sama berbahagia

Jangan pernah berhenti untuk menulis, seorang supir akan pandai mengemudi jika ia terus mengemudi. Dengan demikian semakin banyak kita menulis maka kita akan semakin pandai dalam membuat pola tulisan yang kita  tulis.
Bergaullah pada lingkungan penulis, ini akan menjadi hukum alam bahwa jika kita dekat dengan harimau maka akan pintar mengaum dan mencakar. Dengan demikian lingkungan sangatlah berpengaruh bagi kita. 

Rekan-rekan dan para hadirin yang sama berbahagia.

          Menulis bukanlah hal yang sulit untuk dipecahkan. Untuk menggapai suatu pencapaian dibutuhkan kerja keras yang nyata karena doa tanpa usaha sama saja makan nasi tanpa lauk. Begitupun sebaliknya iringilah niat baik kita sebelum melakukan suatu hal. Membuat sebuah catatan merupakan cara untuk memperoleh ide menulis.

          Menulis tanpa membaca sama saja dengan berdoa tanpa usaha, bohong dan percuma. Mulailah dengan menuliskan hal-hal yang kita ketahui. Tulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri. Dengan membaca kita dapat mengenal dunia lebih luas. Dengan menulis, dunia akan mengenal kita. Salam semangat berkarya.

          Demikian yang dap’at saya sampaikan semoga dapat menambah keahlian kita dalam menulis. Mohon maaf jika ada kesalahan atau kata-kata yang kurang berkenan.

          Wassalamu Alaikum Wr.Wb.



Mahasiswa Universitas Negeri Makassar (FBS 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sentral Intensitas Pandemi

Bertemu Budak Elok Tampan Terbawa

BERGEGASLAH MENUJU KEBAHAGIAAN